Perempuan Hujan

Sabtu, 20 Desember 2014

Surat Cinta Untuk Lelaki Pelangiku :')

aku menjadikan indah setiap nyata kesedihan ini
melalui sajak yang seharusnya bermakna lirih
tapi tetap terpancar bahagia
aku yang masih setia
menanti kehadiran pelangi setiap malamnya

gila, ya, mungkin mereka menganggapku gila
menanti pelangi pada langit malam yang tak bercahaya
hanya gugusan gemintang yang merona
seakan menertawaiku akan kebodohan ini
meski langit malam ini menumpahkan molekul air membasahi tanahku berdiri
tapi sungguh aku tetap percaya,
ku yakinkan jika ini bukan sekedar penantian yang sia-sia

pelangiku akan muncul,
pelangiku akan hadir membuatku terpesona akan warna yang beraneka
membentuk lekukan indah
melalui setiap warna yang membingkai senyummu yang sempurna

ya, aku gila, ku katakan sekali lagi pada mereka "aku gila"
tapi mereka tak pernah tau
bagaimana menanti kamu yang setia menjadi pelangi saat badai menerpa
mereka hanya tau pelangi muncul setelah hujan
dan hanya terlihat saat langit terang bercahaya

tapi bagiku, kamu adalah pelangi yang hadir "saat" bukan setelah "usai"
kamu hadir untuk mengusirnya
menghapus hujan yang mengalir dari pelupuk mataku
kamu menciptakan hangat saat dingin memelukku

melalui senyum itu
senyum yang tak sering kau perlihatkan secara nyata padaku
senyum yang lebih sering kau lukiskan untuk mereka
senyum yang mungkin memang bukan untukku
tapi aku berhasil menyimpannya
memori indah saat senyum itu membingkai sempurna
menegaskan garis wajahmu

pelangi, aku masih tetap setia menunggu hadirmu
berkas cahayamu tak kan tersamarkan
meski putaran waktu mengubah gelap langit menjadi bercahaya

aku akan hadir, selalu hadir setiap malamnya
untuk menanti indah warna yang kau janjikan padaku
melalui pengharapan pada Sang Pencipta alam semesta
menjadikan nyata mimpi yang selama ini tercipta
di suatu tempat, di luar sana, dan hanya ada kita
aku, kamu, dan Sang Maha Kuasa

dengan sorak-sorai alam semesta yang menjadi saksi penyatuan cinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar