Ada yang percaya bahwa di dalam
hujan terdapat lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu sesuatu.
Senandung rindu yang bisa meresonansi ingatan masa lalu.
“...Aku ingin kau tahu,
diam-diam, aku selalu menitipkan harapan yang sama ke dalam beribu-ribu rintik
hujan: aku ingin hari depanku selalu bersamamu..."
“Bagiku, hujan menyimpan
senandung liar yang membisikan 1001 kisah.
Tiap tetesnya yang merdu berbisik
lembut, menyuarakan nyanyian alam yang membuatku rindu mengendus bau tanah
basah.
Bulir-bulir yang jatuh menapak
diatas daun, mengalir lurus menyisakan sebaris air di dedaunan. Sejuk, mirip embun.
Hidup seperti ini.
Aku bisa
merasakan senja yang bercampur bau tanah basah sepeninggal hujan.
Seperti kanvas putih yang tersapu
warna-warna homogen indah.
Dentingan sisa-sisa titik hujan
di atas atap terasa seperti seruling alam yang bisa membuatku memejamkan mata.
Melodi hidup, aku menyebutnya
seperti itu.
Saat semua ketenangan bisa
kudapatkan tanpa harus memikirkan apa pun.”
Aku sendiripun menyukainya
(HUJAN)
tapi tidak dengan petir dan
derasnya hujan ..
Aku suka bermain dengannya,
menadahkan air diatas telapak tanganku lalu menatap langit dan berharap ada
pelangi yang kan datang ..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar