Saat dunia menarikku dari rahim seorang perempuan
Yang kurasakan adalah sentuhan hangat penuh kasih sayang
kurasakan kelembutan yang sangat menenangkan
Dan saat itulah, aku merasakan cinta pertama.
Saat telingaku telah mampu mendengar.
Yang kudengar adalah doa dari suara lembutnya
Ayat suci pun selalu dikumandangkan olehnya
Dan saat itulah aku merasa yakin, itu suara cinta pertamaku.
Saat mataku telah mampu melihat dunia.
Kutemukan sosok yang begitu kuat
Ia menimangku hingga terlelap.
Dan saat itu aku semakin yakin bahwa apa yang mataku lihat ini adalah cinta pertamaku.
Saat dunia mengajakku untuk berbicara
hanya kata I B U yang pertama mampu kucerna walau agak berbeda pengucapannya.
Saat itu, aku menyadari bahwa yang selama inikurasakan sentuhannya, kudengar suaranya dan kulihat wajahnya adalah memang cinta pertamaku, yaitu Ibu♥
Ibu ...
Kau adalah Cinta Pertamaku yang tak kan pernah termakan oleh masa.
Maafkan anakmu ini yang tak lagi kecil, yang terkadang membencimu ketika kau memarahiku.
Dan kasihmu terkadang membuatku tak mengerti.
Kenapa begitu sempurna kasih yang kau berikan untuk anakmu yang terkadang -bahkan sering- membuatmu marah, membuatmu kesal akan sifat dan sikapku terhadapku.
Terima kasih, Ibu.
Atas kelembutan kasih dan sayangmu untukku.
Atas segala pengorbanan hidupmu untukku
Atas segalanya yang telah kau berikan untukku.
Semoga Allah membalas semua kebaikanmu.
Ya Allah ..
Ampuni dosanya, sayangilah a seperti menyayangiku.
Berilah ia kebahagiaan didunia juga diakhirat.
Aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar