Perempuan Hujan

Selasa, 21 April 2015

Happy Birthday, MyBeloved Friend

Seharian, otakku tak berhenti memikirkanmu. Keinginanku untuk menulisimu disini; tempat berkumpulnya (si)apapun yang aku sayangi. Aku bercerita, menumpahkan semuanya di tempat ini.
Malam ini, aku ingin mewujudkan keinginanku dan mempersembahkannya untukmu, Sahabat yang paling aku sayangi.

Amelia Hasanah.
Sahabat yang paling mengerti akan kesibukanku, yang paling sabar menghadapi sikap yang kekanak-kanakanku, yang rela tangannya basah demi menghapus air mataku, yang rela membuang-buang waktu belajarnya ketika aku sedang meringis kesakitan di sekolah, ia yang merawatku. Yang rela makanannya berkurang demi aku yang sedang kelaparan saat itu.

Terima kasih,
Atas apapun yang telah kaulakukan untukku. Terima kasih atas uluran tanganmu yang bersedia membantuku, atas genggaman dan pelukanmu untuk menguatkanku. Semuanya.
Aku rindu masa-masa sekolah kita.

Setiap pagi hingga sore, selalu ada hal yang (tanpa sengaja) tercipta diantara kita.
Mulai dari pagi, aku selalu menunggumu di depan gang untuk berangkat sekolah bareng. Selama diperjalanan menuju sekolah, kita selalu bertukar cerita –senang maupun sedih-.
Sesampainya kita di sekolah bukan langsung masuk kelas, tapi ke kantin atau ke koprasi hanya sekedar beli minum.

Aku ingat sekali, jadwal keterlambatan kita; hari selasa. Kita selalu dihukum, entah disuruh ngitung pagar yang ada di sekolah, jalan jongkok, lompat kodok, lari keliling lapangan, baca ayat kursi, sampai disuruh beli mieayam dua bungkus dimakan sendiripun kita pernah. Kalau tidak salah, itu hukuman dari Pak Simon ya? Haha masa yang menyebalkan tapi paling dirindukan untuk kita.

Sebenarnya masih banyak hal-hal yang masih aku ingat dan tak mudah untuk kulupakan. Ah, kalau semua aku ceritakan disini, mungkin tulisan ini sudah menjadi sebuah buku yang berisi ratusan lembar di dalamnya.

Ah, ya maaf, aku terlalu banyak bercerita disini sampai kulupa mengucapkanmu selamat atas hari kelahiranmu hari ini. Ya! Aku tak mungkin lupa dengan hari ini; hari dimana kamu dilahirkan dari seorang wanita perkasa yang bernama Ibu pipit. Hihih…

Selamat Ulang Tahun, untuk Sahabatku Tersayang. *kisshug*

Aku selalu berharap banyak padamu, berdoa; Semoga kamu panjang umur, sehat selalu, dimudahkan rejekinya, sukses segala-galanya, dimudahkan segala urusannya, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, menjadi kakak yang patut dicontoh oleh adik-adiknya, bisa membanggakan orang tua, tetap jadi sahabat sekaligus keluar Hikari Ni_Ji yang baik, apa yang kamu cita-citakan dapat terwujud atas Ridha-Nya dan… masih banyak sekali doa yang kulantunkan; semuanya yang terbaik untukmu. Ah, ya. Satu pintaku (lagi), Sholat lima waktunya jangan pernah ditinggal ya~ J

Terima kasih Amey, sudah mau meluangkan waktu dan mulutmu untuk membaca tulisanku ini. Maaf ya. Aku tidak bisa memberimu kado yang berisi barang atau materi apapun tapi kau tak usah khawatir, doaku untukmu lebih mahal harganya dari apapun.
Sekali lagi,

SELAMAT HARI KARTINI.

Eh, maaf ini bukan perihal Ibu Kartini tapi tentang Kamu, Sahabat terbaikku.

SELAMAT HARI ULANG TAHUN YANG SEKIAN TAHUNNYA
AKU MENYAYANGIMU *tjipoks* =))





Tidak ada komentar:

Posting Komentar