Hujan adalah titik-titik air di udara atau awan yang sudah terlalu berat karena kandungan airnya sudah sangat banyak, sehingga akan jatuh kembali ke permukaan bumi sebagai hujan (presipitasi).
Sesederhana itukah kau mengartikan hujan?
Lalu mengapa hujan begitu berarti bagiku?
Dia selalu menemaniku dikala sedih. Memang akhir-akhir ini banyak sekali kesedihan yang datang menghampiriku. Hujan yang selalu menyapu setiap kesedihanku, seakan ia berkata : "Aku akan menghapus air matamu, sayang. Kau tak pantas menangisi Dia yang pergi dan menjauhimu begitu saja. Bangkitlah, sayang. Ada aku disini."

Aku memang sudah lama bersahabat dengan hujan.
Dia selalu ada disaat aku membutuhkan dinginnya.
Dia selalu ada disaat aku memburtuhkan ketenangannya.
Dia menjelma menjadi sahabat. Bahkan melebihimu!
Aku masih ingat kejadian beberapa minggu yang lalu. Kau melihatku menangis, dan kau meminta maaf padaku. Sebenarnya, bagiku tak perlu untaian kata maaf yang terangkai dari bibirmu. Tak perlu juga barisan kalimat atas nama apapun untuk bercerita tentang alasan mengapa kita tak bisa bersatu.
Aku hanya ingin, kita bersama meski hanya ada ikatan pertemanan diantara kita. Kupikir, kau sudah terlalu pintar akan hal ini. Jadi, tolong mengertilah tentang apa yang aku rasakan. Mengertilah tentang apa yang aku inginkan; menjadi Pelangi baruku yang mengatasnamakan pertemanan. Apakah kau bersedia?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar